Perencanaan Tebal Lapis Tambah Perkerasan Beraspal Dengan Metode Pd T-05-2005 Menggunakan Data Falling Weight Deflectometer (FWD) Ruas Jalan Umu - Paleleh
DOI:
https://doi.org/10.63877/jpmk.v4i1.272Keywords:
Perkerasan Jalan, Lapis Tambah (Overlay), Falling Weight Deflectometer (FWD), Data Lendutan, Umur RencanaAbstract
Penurunan kualitas jalan akibat tingginya beban lalu lintas, termasuk beban berlebih (overloading), serta pengaruh kondisi lingkungan yang berubah-ubah memerlukan penanganan melalui pemeliharaan jalan. Pemeliharaan berupa rehabilitasi, preventif, hingga rekonstruksi dilakukan agar jalan tetap mampu melayani beban lalu lintas dengan memperhatikan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan. Salah satu metode penanganan yang umum digunakan adalah lapis tambah (overlay) untuk meningkatkan kapasitas struktur perkerasan yang mengalami kerusakan. Penelitian ini menganalisis tebal lapis tambah pada ruas jalan Umu (Batas Provinsi Gorontalo–Paleleh) berdasarkan data lendutan yang diperoleh menggunakan alat Falling Weight Deflectometer (FWD). Tujuan analisis ini adalah menentukan tebal lapis tambah yang optimal agar struktur jalan mampu menahan beban lalu lintas secara aman. Hasil analisis menunjukkan tebal lapis tambah maksimum yang dibutuhkan adalah 11 cm, terdiri atas AC-WC 4 cm dan AC-BC leveling min. 7 cm.
References
S. Novita, A. Fadhilah, A. F. Darman, and Z. Arifin, “Pengembangan Model Pembelajaran Mata Kuliah Airfield Lighting System di Lingkungan Politeknik Penerbangan Makassar,” pp. 24–33, 2024.
Alimin, R. J., Said, L. B., & Alifuddin, A. (2023). Sultan Hasanuddin Airport Taxiway Rigid Pavement ACN and PCN Analysis with COMFAA 3.0 and ELMOD. International Journal of Engineering and Science Applications, 63-69.
Alimin, R. J., Agisaqma, L., & Halim, Z. A. (2024). Perencanaan Perkerasan Landasan Pacu Menggunakan Software COMFAA 3.0 Pada Bandar Udara Baru Douw Aturure Nabire. Jurnal Pengabdian Masyarakat Konstruksi (MAJJAMA), 2(2), 98-102.
Alimin, R. J., Kadir, H., & Jihad, A. (2026). Analisis Tingkat Kerusakan Jalan dan Penanganannya Menggunakan Metode Surface Distress Index (SDI): Studi Kasus Ruas Jalan Oransbari-Ransiki Kab. Monokwari Selatan. Jurnal Teknik Sipil MACCA, 11(1), 71-82.
Direktorat Jenderal Bina Marga. (2017). Manual desain perkerasan jalan (Revisi 2) (No. 04/SE/Db/2017). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Departemen Pekerjaan Umum. (2005). Pedoman perencanaan tebal lapis tambah perkerasan lentur dengan metode lendutan (Pd T-05-2005-B). Direktorat Jenderal Bina Marga.
Mahyuddin, M., Shalihah, F. F., Alimin, R. J., Kaharu, A., Sarif, S., Basri, M. S., ... & Hajerah, H. (2025). Perencanaan dan Pemodelan Transportasi. Yayasan Kita Menulis.
Jihad, A., Kasim, M. R., & BB, M. M. (2023). Analisis Tingkat Kerusakan Flexible Pavement dengan Menggunakan Metode Surface Distress Index (SDI) dalam Penentuan Penanganan Jalan. J Cahaya Mandalika, 3, 1825-31
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Konstruksi (MAJJAMA)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Cipta @2023. Ini adalah artikel akses terbuka yang didistribusikan di bawah ketentuan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 (http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/) yang mengizinkan penggunaan non-komersial tanpa batas , distribusi dan reproduksi di media apa pun.


