Sosialisasi Sistem Pengolahan Air Tanah Menjadi Air Baku Lingkungan Bontokassi Kelurahan Panrannuangku Kecamatan Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar
DOI:
https://doi.org/10.63877/jpmk.v2i1.55Keywords:
Sosialisasi, pengelolahan air tanah, air minum, bontokassi, kesehatan masyarakatAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi mengenai sistem pengolahan air tanah menjadi air minum yang layak di lingkungan Bontokassi, Kelurahan Panrannuangku, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar. Permasalahan air bersih yang layak konsumsi merupakan isu utama di wilayah ini, di mana masyarakat masih mengandalkan air tanah yang belum tentu aman untuk diminum tanpa pengolahan yang tepat. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat mendapatkan pengetahuan dan keterampilan untuk mengolah air tanah secara mandiri sehingga memenuhi standar air minum yang sehat. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktek langsung pembuatan sistem pengolahan air tanah. Penyuluhan dilakukan untuk memberikan informasi dasar mengenai pentingnya pengolahan air serta bahaya dari mengonsumsi air yang tidak diolah. Demonstrasi dan praktek langsung dilakukan untuk memperlihatkan cara kerja alat pengolahan air serta memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mencoba langsung proses pengolahan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengolahan air tanah dan kemampuan untuk membuat serta mengoperasikan sistem pengolahan air minum sederhana. Dampak jangka panjang yang diharapkan adalah peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta kemandirian dalam penyediaan air minum yang aman.
References
Amri, H., & Amri, S. (2018). Implementasi Teknologi Pengolahan Air Tanah Artesis Menjadi Air Layak Minum Di Desa Buruk Bakul. DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 2(1).
Bisowarno, B. H., Soetedjo, J. N. M., & Martina, A. (2017). Penerapan teknologi tepat guna dalam penyediaan air bersih di sekolah dan peningkatan ekonomi masyarakat di Desa Cukanggenteng.
Chaerunnisa, C. (2015). Partisipasi masyarakat dalam program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) di Kabupaten Brebes (Studi Kasus Desa Legok dan Desa Tambakserang Kecamatan Bantarkawung). Politika: Jurnal Ilmu Politik, 5(2), 99–113.
Kusworo, T. D., Aryanti, N., Rokhati, N., & Widiasa, I. N. (2020). Edukasi Teknologi Membran Untuk Penyediaan Air Bersih Di Kecamatan Semarang Selatan-Jawa Tengah. Jurnal Pasopati, 2(3).
Mauliza, S. G. (2019). Implementasi Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) DI Kabupaten Pesawaran (Studi di Desa Kebagusan Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran).
Permenkes, R. I. (2010). Persyaratan Kualitas Air Minum.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Hak Cipta @2023. Ini adalah artikel akses terbuka yang didistribusikan di bawah ketentuan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 (http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/) yang mengizinkan penggunaan non-komersial tanpa batas , distribusi dan reproduksi di media apa pun.


