Pengembangan Distribusi Air Bersih di Kecamatan Polombangkeng Utara Kabupaten Takalar
DOI:
https://doi.org/10.63877/jbk.v2i1.42Kata Kunci:
Air Bersih, Distribusi Air Bersih, Pertumbuhan penduduk.Abstrak
Air adalah sumber kehidupan, air merupakan komponen lingkungan yang penting bagi kehidupan manusia, tanpa air manusia tidak bisa hidup bahkan kehidupan di dunia tidak dapat berlangsung. Seiring laju pembangunan yang terus dipacu dan jumlah pendidikan terus meningkat serta semakin tingginya taraf hidup maka kebutuhan airpun akan semakin meningkat. (Mampuk et al., 2014). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui besarnya kapasitas jaringan air bersih dan untuk menganalisis kemungkinan pengembangan distribusi air bersih di kecamatan Polombangkeng Utara Kabupaten takalar. Penelitian ini menggunakan metode Aritmetik, metode Geometrik dan metode hardy cross. Pemenuhan kebutuhan air bersih Masyarakat Kabupatrn Takalar dipenuhi oleh keberadaan sumur dangkal kedalaman kurang lebih 8 meter dengan kapasitas 10 liter/detik yang di pompa keatas reservoir yang kapasitas 250 m3. Jumlah pelanggang yang dilayani oleh instalasi adalah 386 sambungan rumah dan 13 unit hidran umum.masalah yang ada pada instalasi yakni pada musin kemarau debit air sangat kecil sehingga harus dibantu oleh mobil tangki air dari PDAM kota Takalar. Dari hasil analisis, besarnya kapasitas jaringan air bersih di Kecamatan Polombangkeng Utara saat ini adalah 10 liter/detik. Untuk kemungkinan pengembangan distribusi air bersih di Kecamatan Polombangkeng Utara bisa diambil dari IPA PDAM Kota Takalar yang memenuhi kapasitas 645 liter/detik dan yang terpakai hanya 80 liter/detik. Untuk pengembangan distribusi air bersih di Kecamatan Polombangkeng Utara Kabupaten Takalar sampai 10 Tahun kedepan masih cukup aman dengan prediksi kebutuhan air bersih 2023 adalah sebesar 38.859 liter/detik (3.357.417,6 liter/hari).
Referensi
Komala, P. S., Abuzar, S. S., & Dewi, P. M. (2018). Perencanaan Sistem Plambing Air Bersih Gedung Rusunawa Mahasiswa Universitas Andalas. Dampak, 15(1), 23–30.
Kustamar, K., Nainggolan, T. H., & Witjaksono, A. (2014). Kebutuhan Konservasi Sumberdaya Air Di Hulu Das Brantas Untuk Pembentukan Model Desa Konservasi Di Kota Batu.
Mampuk, C. R., Mananoma, T., & Tanudjaja, L. (2014). Pengembangan Sistem Penyediaan Air Bersih di Kecamatan Poso Kota Sulawesi Tengah. Jurnal Sipil Statik, 2(5).
Naway, R., Halim, F., Jasin, M. I., & Kawet, L. (2013). Pengembangan sistim pelayanan air bersih. Jurnal Sipil Statik, 1(6).
Saniti, D. (2012). Penentuan alternatif sistem penyediaan air bersih berkelanjutan di wilayah pesisir Muara Angke. Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota, 23(3), 197–208.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Bangunan Konstruksi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Cipta @2023. Ini adalah artikel akses terbuka yang didistribusikan di bawah ketentuan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 (http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/) yang mengizinkan penggunaan non-komersial tanpa batas , distribusi dan reproduksi di media apa pun.

