Evaluasi Penanganan Banjir pada Kabupaten Luwu Utara Kecamatan Mappedeceng Desa Kapidi Taratallu

Penulis

  • Suci Fatmawati Marzuki Universitas Islam Makassar
  • Musdalifah S Universitas Islam Makassar
  • Zainal Arifin Halim Universitas Islam Makassar

DOI:

https://doi.org/10.63877/jbk.v2i1.50

Kata Kunci:

Banjir, Tanggul, Curah Hujan

Abstrak

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Banjir adalah suatu keadaan dimana suatu daerah tergenang air dalam jumlah besar. Banjir dapat terjadi karena dua faktor yaitu antropogenik dan faktor alam. Banjir di Desa Kapidi Kecamatan Mappedeceng Kabupaten Luwu Utara merupakan bencana banjir yang terjadi akibat hujan deras dengan intensitas tinggi dan jebolnya tanggul yang terkait dengan pembangunan saluran irigasi yang belum selesai dan tidak berfungsi. Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi terhadap kebijakan penanganan banjir di Desa Kapidi, Mappedeceng, seiring dengan diterapkannya kebijakan seperti tahap tanggap darurat. Analisis data pada penelitian ini meliputi pengkajian dan implementasi pengelolaan banjir di desa Kapidi. Evaluasi meliputi efektivitas, efisiensi, kesesuaian, keadilan, konsistensi, dan daya tanggap. Implementasinya meliputi komunikasi, sumber daya, penjadwalan, dan birokrasi. Rekomendasi peneliti mengenai cara penanganan banjir di Desa Kapidi, Distrik Mapedecheng, Prefektur Beilugwu antara lain perlunya komunikasi yang baik antara pemerintah desa yaitu pemerintah pusat, dan fasilitas yang memadai untuk menangani banjir dan kemungkinan  akan terjadi.

Referensi

Etradis Muhtama, dkk. (2023). Pelaksanaan Modal Sosial Dalam Penanggulangan Bencana Banjir (Studi di Desa Rante Gola Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara). Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Sosiologi, 10(1). https://doi.org/10.48175/ijarsct-13062

Harjadi, dkk. (2007). Pengenalan karakteristik bencana dan upaya mitigasinya di Indonesia. BAKORNAS PB.

Landa, A. (2024). https://toraja.tribunnews.com/2024/04/25/2174-rumah-di-11-desa-di-mappedeceng-luwu-utara-terendam-banjir. Tribun Toraja.Com.

Nazir. (1988). Metode Penelitian.

Siregar, T. A., & Ginting, S. (2023). Efektivitas Kebijakan Penanggulangan Pra Bencana Banjir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Kecamatan Batang Lubu Sutam Kabupaten Padang Lawas. Jurnal Manajemen Dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP), 5(2), 137–146. https://doi.org/10.24036/jmiap.v5i2.618

Utara, P. resmi K. L. (n.d.). peta geografis luwu utara. https://portal.luwuutarakab.go.id/blog/page/letak-geografis

Wurin, K. M., & Dr. Hendro Wardhono, M. S. (2022). Evaluasi Implementasi Penanganan bencana Banjir Di Desa Lamanela Kecamatan Ileboleng Nusa Tenggara Timur. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 26.

Diterbitkan

2024-05-23

Cara Mengutip

Marzuki, S. F., Musdalifah S, & Halim, Z. A. (2024). Evaluasi Penanganan Banjir pada Kabupaten Luwu Utara Kecamatan Mappedeceng Desa Kapidi Taratallu. Jurnal Bangunan Konstruksi, 2(1), 60–67. https://doi.org/10.63877/jbk.v2i1.50

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama